siskomX
LOGIKA
Logika berasal dari kata λόγος (logos), yang bermakna hasil nalar yang
diutarakan dalam kata dan dinyatakan dalam bahasa. Logika merupakan
salah satu cabang ilmu filsafat. Cabang filsafat yang lain adalah
epistemologi, etika, dan estetika. Dalam pembahasan ini, logika tidak
dijelaskan secara rinci, hanya digunakan untuk mempelajari bernalar
sebagai kecakapan hidup, berpikir secara lurus, tepat, runtut, dan
teratur, yang merupakan penerapan logika dalam kehidupan keseharian.
Logika disebut juga sebagai alat untuk menjaga dari kesesatan bernalar.
Seseorang membutuhkan kemahiran bernalar logis, agar dapat menghasilkan
kesimpulan yang benar
Beberapa manfaat yang akan didapatkan setelah mempelajari logika antara lain sebagai berikut.
a. Menjaga supaya kita selalu berpikir benar menggunakan asas-asas sistematis.
b. Membuat daya pikir menjadi lebih tajam, dan menjadikannya lebih berkembang.
c. Membuat setiap orang berpikir cermat, objektif, dan efektif dalam berkomunikasi.
d. Meningkatkan cinta kebenaran dan menghindari kesesatan bernalar.
Salah satu fungsi logika adalah sebagai alat untuk menarik kesimpulan.
Kita dapat menggunakan alat ini setelah melakukan penalaran berdasarkan
pernyataan-pernyataan benar (premis) yang ada. Penalaran untuk penarikan
kesimpulan dibedakan menjadi dua jenis yaitu pola nalar deduktif dan
induktif.
a. Deduktif
Penarikan kesimpulan yang bergerak dari pernyataan benar yang umum ke khusus.
Contoh:
Umum Semua siswa SMK harus disiplin dan bertanggung jawab.
Khusus Sandi adalah siswa SMK.
Kesimpulan: Sandi harus disiplin dan bertanggung jawab.
b. Induktif
Penarikan kesimpulan yang bergerak dari pernyataan benar yang khusus ke umum.
Contoh:
Khusus Devi rajin belajar, dia mendapat hasil yang memuaskan.
Khusus Yuda rajin belajar, dia mendapat hasil yang memuaskan.
Khusus Tika rajin belajar, dia mendapat hasil yang memuaskan.
Kesimpulan: Siswa yang rajin belajar akan mendapatkan hasil yang memuaskan.
Komentar
Posting Komentar